Kombis 2006

Saturday, October 22, 2011

50 Jenis Kelainan Seks July 13, 2011

50 Jenis Kelainan Seks
July 13, 2011
siarin

Perilaku seks menyimpang sering kita temui di lingkungan sekitar kita, tidak semua jenis penyimpangan membahayakan tergantung tingkatannya apakah masih wajar atau sudah kronis. Apa saja jenis-jenis kelainan seks itu, berikut 50 daftar jenis kelainan seks yang mungkin perlu anda ketahui.

1. ABLUTOPHILIA
Ini adalah perasaan terangsang kalau memikirkan mandi dengan air hangat, orang ini pasti mandinya lama.

2. ACROTOMOPHILIA
Tergila gila dengan amputasi. bukannya orang ini senang diamputasi, tetapi ia bergairah kalau melihat tubuh manusia yang bagian tertentunya, misalnya kaki sudah diamputasi.

3.AMAUROPHILIA
Punya kegemaran berhubungan seks dengan orang buta atau orang yang ditutup matanya.

4. ANACLITISM
Hubungan seks dimana salah satu pelakunya berpura pura menjadi bayi dan diperlakukan seperti bayi juga, misalnya belajar pipis, mengenakan popok atau bermain boneka.

5. AUTAGONISTOPHILIA
Orang ini juga senang pamer diri, tapi agak berbeda dengan exhibitionist yang terang-terangan, dia lebih suka menciptakan suasana yang memudahkan orang lain untuk melihatnya telanjang, misalnya membiarkan tirai jendelanya terbuka dan ia akan berjalan-jalan di rumah sambil telanjang.

6. AUTOEROTIC ASPHYXIATION
Bahasa simpelnya mencekik dalam kegiatan seksual biasanya onani agar rasanya lebih nikmat. Vokalis INXS, Michael Huthcence yang ditemukan tewas tergantung diduga bukan bermaksud bunuh diri, tapi ingin mempraktekkan teknik ini.

7. AUTOPEDERASTY
Suatu obsesi yang biasanya timbul pada masa puber, untuk memasukkan penis ke dalam lubang pantat sendiri.

8. BACKSWINGING
Ini adalah anal seks yang dilakukan dengan posisi si obyek yang digarap tidur tengkurap.

9. BASTINADO
Bentuk penyiksaan dengan cara memukuli telapak kaki berulang ulang untuk memperoleh kepuasan seksual.

10. BELONEPHILIA
Ini perasaan bergairah kalau melihat benda-benda kecil dan tajam seperti jarum. Orang ini juga merasa terangsang kalau ditindik.

11. BEASTIALITY
Ini kegiatan berhubungan seks dengan binatang. Kegiatan ini konon sudah dilakukan sejak jaman Romawi kuno. Mungkin karena pada waktu itu populasi manusia masih sedikit.

12. BDSM
Singkatan dari Bondage and Discipline, Sadism and Masochism. Istilah ini berhubungan dengan permainan seks yang melibatkan ditimbulkannya rasa sakit untuk memperoleh kenikmatan.

13. BUKKAKE
Kegiatan yang berasal dari Jepang. Intinya, seorang wanita dikubur di tanah sampai sebatas kepalanya saja lalu beberapa orang mengelilinginya melakukan masturbasi bersama-sama dan menembakkan spermanya ke kepala si cewek.

14. C & B TORTURE
Cara-cara penyiksaan terhadap penis dan dua teman bulatnya, yaitu digigit, dicubit, ditampar, ditarik sampai melar, disundut dan sebagainya.

15. CANDLING
Aktivitas pemuas kebutuhan seksual dengan cara melelehkan lilin cair yang masih panas ke bagian tubuh tertentu.

16. CATAGELOPHILIA
Mungkin orang yang menderita ini adalah orang yang humoris, pasalnya dia akan merasa terangsang kalau merasa dipermalukan.

17. CRHEMASTITOPHILIA
Ini adalah perasaan terangsang yang dirasakan orang kalau dirampok.

18. CLOT
Kegemaran mengintip wanita melakukan hal-hal yang berhubungan dengan menstruasi, misalnya cewek memasang pembalut ke vaginanya atau mencopotnya.

19. COPROPHILIA
Merasakan kenikmatan seksual dengan bermain-main dengan kotoran tinja.

20. COPROPHAGIA
Hampir sama dengan yang di atas, sama-sama menyukai kotoran, tapi yang ini merasa puas kalau memakannya.

21. CUTTING
Sesuai namanya, ini kegiatan menyayat kulit untuk mendapatkan kepuasan seksual.

22. DACRYPHILIA
Carilah pasangan yang cengeng, ini kepuasan seksual yang dirasakan penderitanya kalau melihat pasangannya berlinang air mata.

23. DAISY CHAINING
Sekumpulan cowok berkumpul membentuk semacam lingkaran dan saling memasturbasi satu sama lainnya.

24. DOGGING
Disebut juga park and ride. Ini kegiatan bercinta dalam mobil di tempat parkir yang terpencil dengan ditonton orang yang mengelilingi mobil itu.

25. DOUCHING
Berasal dari bahasa perancis, douche. Ini berarti menyemprotkan air ke dalam vagina untuk memperoleh kenikmatan seksual.

26. ELECTROPHILIA
Sesuai namanya, dia terangsang kalau mendapatkan kejutan listrik.

27. EXHIBITIONISM
Perasaan puas yang timbul kalau memamerkan organ seksualnya atau melakukan aktivitas seksual di muka umum.

28. FISTING
Memasukkan seluruh bagian tangan ke lubang pasangannya, umumnya vagina, tapi bisa gunakan imajinasi untuk lubang yang lain. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh orang yang sudah ahli.

29. FLASHING
Penggemarnya suka memamerkan alatnya di depan umum, mirip exhibitionist, tapi barangnya itu hanya dikeluarkan sekilas. Kalau ada orang seperti itu di dekat anda dan anda tidak cermat, bisa-bisa anda melewatkan pemandangan langka itu.

30. FROTTAGE
Ini sering dilakukan oleh para lelaki yang sering naik kereta api dalam kota ataupun bus yang penuh sesak. Orang ini mendapatkan kepuasan dengan menggesek-gesekkan anunya ke obyek terdekat, bukan bangku, tapi ke cewek.

31. URTLING
Kegiatan menghidupkan tokoh di majalah anda. Pada gambar cewek yang ada di majalah atau foto dilubangi pas di selangkangannya atau di bagian lain sesuai selera, lalu si pelaku akan memasukkan anunya ke lubang guntingan itu dan bermasturbasi dengannya. Rasanya mungkin mendekati aslinya, tapi awas teriris kertas.

32. GYNOTIKOLOBOMASSOPHILIA
Tidak penting kalau anda tak bisa mengeja istilah super panjang dan rumit ini, yang penting anda tahu artinya, bahwa orang ini mempunyai kegemaran seksual memasukkan anunya ke dalam telinga pasangannya.

33. HUMMING
Ini variasi oral sex, dimana si cewek mengoral sambil menyenandungkan lagu favoritnya. Yang dicari adalh sensasi vibrasi pada nada rendah yang ngebass.

34. HYBRISTHOPILIA
Kepuasan yang diperoleh setelah melampiaskan amarah, misalnya dengan memaki-maki atau bersumpah serapah.

35. KERAUNOPHILIA
Hati hati kalau sedang berteduh di halte bus sewaktu hujan deras kalau ada yang mengidap kelainan ini, artinya kepuasan setelah mendengar suara gemuruh kilat.

36.KLISMAPHILIA
Kenikmatan seksual yang diperoleh dengan cara memasukkan cairan pencuci perut melalui anus.

37. KNISMOLAGNIA
Perasaan terangsang kalau digelitiki sampai kegelian.

38.MAIESIOPHILIA
Penderitanya merasa bergairah kalau melihat wanita hamil.

39. NARRATOPHILIA
Kalau punya pasangan seperti ini, anda perlu mengoleksi stensilan yang banyak. Dia merasa terangsang kalau diceritakan kisah jorok oleh pasangannya.

40.NECROPHILIA
Ini dia, aktivitas menyetubuhi mayat. Konon ini sudah dilakukan oleh orang mesir kuno. Dalam beberapa kasus, mereka tidak memperbolehkan pembalsem mendekati mayat seseorang yang baru meninggal selama beberapa hari.

41. OPHIDICISM
Kalau ini agak repot, mesti pergi dulu ke pet shop. Ini kegiatan seks dengan memanfaatkan jasa reptil, misalnya ular tak berbisa atau juga bisa belut.

42. PRISON HUMPING
Ini bisa diterjemahkan menjadi bercinta ala tahanan di penjara. Ini adalah kegiatan anal seks tanpa menggunakan minyak pelumas, mungkin bisa pakai ludah sedikit.

43. RIPPING
Terangsang kalau merobek celana atau stocking perempuan.

44. SNOWBALLING
Kalau si cewek masih mengulum sperma pasangannya (setelah oral) lalu mereka berciuman dan dia memindahkan cairan itu ke mulut pasangannya itu.

45. STIGMATOPHILIA
Sedikit beda dengan clot. Kalau yang ini merasa terangsang kalau melihat darah yang keluar akibat menstruasi.

46. TEA BAGGING
Artinya teh celup. Mencelupkan scrotum atau “kantung teh” anda ke mulut pasangan anda berulang-ulang. Tapi ingat, jangan diperas.

47. TRANSVESTIC FETISHISM
Lelaki yang senang mengenakan pakaian perempuan. Bukan untuk mode, tapi untuk kepuasan seksual.

48. UTASSASSINOPHILIA
Seseorang merasakan kepuasan seksual kalau dia melakukannya sambil dia berkhayal bahwa dia sedang berada dalam situasi berbahaya yang bisa membuatnya tewas.

49. VOYEURISM
Perasaan terangsang yang didapat dari mengintip cewek telanjang atau pasangan yang sedang berhubungan seks.

50. WATER SPORTS
Mandi, minum ataupun bermain air seni pasangannya untuk mendapatkan kepuasan seksual.



http://siar.in/2011/50-jenis-kelainan-seks

Five Ways For Managers to Resolve Conflict By Steve Tobak

Five Ways For Managers to Resolve Conflict
By Steve Tobak | October 15, 2008

Today another blogger and I mixed it up. Our editor loved it. Wonderful.

As conflict goes, it was pretty lightweight stuff. I said one thing, he said another; so what? We never have to see each other or sit in the same room together. For all I know we’re not even on the same continent.

It got me thinking. Bloggers can agree to disagree and readers can decide what resonates with them. But it’s different in the corporate world. You have to work, travel, and sit in endless meetings together. And sometimes you even have to come to … consensus. Sends a shiver down your spine, doesn’t it?

It’s tough for management teams. Sooner or later they have to agree on stuff, important stuff like operating plans, strategic goals, customer requirements, product specifications, marketing plans, budgets, channel strategy, hiring plans, layoff plans, it goes on and on.

I’ve worked with management teams that bickered about everything and couldn’t agree on anything. I’ve worked with CEOs who acted out their childhood dramas on everybody, passive aggressive managers who said one thing and did exactly the opposite, and back-stabbers who had it in for me since day one. And I was no angel either, that’s for sure.

Management teams are a veritable Petri dish for conflict. It makes you wonder how anything gets done at all. Really.

But guess what? After decades of pain and agony, I’ve actually learned a few effective ways of resolving conflict. They’re guaranteed to work. No kidding.

Five ways for managers to resolve conflict
Embrace conflict. Conflict isn’t necessarily a bad thing. If it’s open and direct, it helps in dealing with issues and building consensus. Intel’s famous for having a culture that embraces conflict called “constructive confrontation” and a useful tool called “disagree and commit.”
Challenge your own assumptions. I had a CEO who used to say that conflict is the result of people making different assumptions. Ask yourself what assumptions your position is based on, then do the same with the other person. Perhaps she has experience different from yours that might change your perspective.
Focus on the issues, not the person. When you criticize or attack someone personally you burn bridges you may never be able to repair. Stop whining and get over yourself. Focus on the real issues - technology, products, customers - you know, what the company’s actually paying you to do.
Put yourself in the other person’s shoes. Remember, he’s human too. Ask for his viewpoint and test your listening skills by articulating it back to him. Then try to get him to do the same in reverse. It’s an age-old technique that works in negotiations, too.
Be open and honest. I can’t overstate this point. Much conflict comes from long-standing issues that build up over time. Since they’re never brought to the fore, they never heal and leak out in all your interactions with that person. Meet one-on-one and air it out. She probably feels the same way you do.

Last Word

The ability to drive consensus among diverse executives with unique perspectives and opinions is a serious leadership skill that’ll facilitate your climb up the corporate ladder, assuming that’s where you want to go. Happy climbing.



http://www.bnet.com/blog/ceo/five-ways-for-managers-to-resolve-conflict/1434

What Every Manager Should Learn From Sales By Steve Tobak

What Every Manager Should Learn From Sales
By Steve Tobak | May 12, 2009


Business is all about customers and selling. That’s why every manager and executive should be a salesperson once in his career. The skills and lessons are indispensible and difficult to learn any other way.

I don’t care if you manage engineers, marketing, operations, or customer service; you’re still a salesperson. You sell every day. You don’t just sell products and services; you sell your projects, budget, ideas, and capabilities. And your customers aren’t just the paying kind; they include everybody you interface with.

I spent years in sales, even took a step back from a management career to learn the skills. It was the best career move I ever made. I learned some critical lessons along the way; here are five:


What Every Manager Should Learn From Sales
Shut up and listen. Nothing you’ve ever read or learned is nearly as important as what the person across from you is about to say … if you just shut up and listen. When you talk first, you lock yourself into a position or path. But if you listen, you gain far more information.
Problems create opportunities. Your biggest and best opportunities to make a difference will always be when things go wrong. How you respond in time of crisis, when somebody needs you, is a window into your true capability. And that spells opportunity if you rise to the occasion.
It’s all about relationships. There are no companies or businesses, just people. Business is all about individuals and their interrelationships. When things go wrong, that’s the glue that holds everything together. There’s no such thing as a self-sustaining business.
Your customer always does come first. Call it business Karma, but whatever you have going on, whatever you expect to accomplish on any given day, when somebody, anybody comes to you with a problem, help them first. Remember: you have way more customers than you think.
Understand motives. When you think about what you’re going to say or do, you miss an opportunity to make a difference. If, on the other hand, you ask, “how can I help you,” or ask yourself “what’s in it for her,” you’ll be in a far better position to help … and recognize opportunities.

Last Word
The beauty of selling is that you learn under fire, which naturally accelerates the learning process. There truly is no better way to learn how business really works. For more resources, check out Five Critical Negotiation Skills and Five Ways to Resolve Conflict.


http://www.bnet.com/blog/ceo/what-every-manager-should-learn-from-sales/2205